Artikel / Toyota Ungkap Alasan Tolak Pesanan Mobil Murah dari Agrinas
Artikel

Toyota Ungkap Alasan Tolak Pesanan Mobil Murah dari Agrinas

Goodcar.id
09 March 2026 09:43

Jakarta, Goodcar.id - PT Agrinas Pangan Nusantara memang menawarkan pembelian pick up ke sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia. 

Langkah ini dilakukan untuk mendukung program operasional koperasi desa dan distribusi pangan nasional. Namun, beberapa APM, termasuk Toyota, menyatakan tidak dapat memenuhi permintaan tersebut karena perbedaan harga dan jenis kendaraan yang diminta.

"Kenapa keputusannya kita nggak bisa fulfill, ya mohon maaf salah satunya contohnya jenis kendaraan, harga, itu kita nggak ketemu. Nah kalau masalah production capacity ya tentunya kita bisa secara bertahap nanti mendiskusikan," ujar Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Jap Ernando Demily, saat ditemui media, dalam acara Iftar Ramadhan di Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Tawaran Harga Pick Up Toyota Hilux 4x4 Tidak Cocok Menjadi Faktor

Ernando menjelaskan bahwa harga yang diajukan Agrinas lebih rendah daripada harga pasar pick up 4x4 Toyota saat ini. Menurutnya, harga tinggi pada kendaraan jenis ini di Indonesia disebabkan oleh faktor pajak dan struktur biaya yang berbeda dari mobil penumpang.

"Contoh Hilux Double Cabin itu harganya Rp 456 juta, tapi teman-teman juga perlu cermatin kalau teman-teman lihat di cost structure," ujar Ernando. Ia menambahkan, harga mobil termasuk harga kendaraan itu sendiri, luxury tax, Bea Balik Nama (BBN), dan pajak lainnya. Hal ini membuat harga pick up 4x4 di Indonesia relatif tinggi dibandingkan pasar global, karena mobil jenis ini dianggap memiliki kemungkinan penggunaan lebih banyak untuk personal dibandingkan kendaraan operasional.

Toyota menegaskan bahwa meskipun kesepakatan belum tercapai, ruang diskusi tetap terbuka. Jika permintaan Agrinas disesuaikan dengan harga pasar dan jenis kendaraan yang tersedia, negosiasi bisa dilakukan secara bertahap. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ketidakcocokan harga menjadi faktor utama yang menghambat proses pengadaan mobil untuk program koperasi desa.

Beberapa APM lain di Indonesia juga menghadapi kendala serupa saat dimintai penawaran harga mobil oleh Agrinas. Penawaran harga yang jauh di bawah pasar membuat beberapa brand menunda atau menolak, karena perbedaan harga ini tidak sesuai dengan struktur biaya dan strategi penjualan masing-masing APM.

Struktur Harga Pick Up di Indonesia

Harga pick up 4x4 di Indonesia berbeda dibandingkan mobil penumpang karena beberapa faktor:

  • Harga kendaraan – biaya produksi dan distribusi dari pabrik ke dealer.
  • Luxury tax – pajak tambahan untuk kendaraan yang dikategorikan mewah atau penggunaan pribadi.
  • Bea Balik Nama (BBN) – biaya administrasi saat kendaraan didaftarkan.
  • Pajak lain – termasuk pajak daerah dan pajak penjualan kendaraan bermotor.

Kombinasi faktor ini membuat harga Hilux Double Cabin mencapai Rp 456 juta, sehingga tawaran harga Agrinas yang lebih rendah tidak memenuhi standar APM.

Pengadaan kendaraan untuk koperasi desa menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperkuat distribusi hasil pertanian. Namun, perbedaan harga antara permintaan Agrinas dan harga pasar APM menimbulkan tantangan dalam implementasi program. Meski Toyota dan beberapa APM lain siap mendukung secara bertahap, negosiasi harga menjadi poin kunci sebelum pengadaan bisa terealisasi.

Tags
Toyota Astra Motor
Agrinas
pick up 4x4
Hilux
Mitsubishi Triton
Isuzu D-Max
Nissan Navara
Ford Ranger
otomotif Indonesia
harga mobil
BUMN
NISSAN SUNTER Jl. Danau Sunter Selatan Blok O3 No.53-54 Sunter Jaya Tanjung Priok RT.10/RW.11 Sunter Jaya Tanjung Priok RT.10/RW.11 Sunter Jaya Tanjung Priok RT.10, RT.10/RW.11, Sunter Jaya, Sunt, North Jakarta City, Jakarta 14350

Daftar Harga

One Tone
Rp 795.000.000
Two Tone
Rp 805.000.000